KUHAP (Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana) Pasal 271, Pasal 272, Pasal 273, Pasal 274 dan Pasal 275
KODE IKLAN 300x 250
Pasal 271
Dalam hal pidana mati pelaksanaannya dilakukan tidak di muka umum dan berdasarkan ketentuan undang-undang.
Pasal 272
Jika terpidana dipidana penjara atau kurungan dan lalu dijatuhi pidana yang homogen sebelum ia menjalani pidana yang dijatuhkan terdahulu, maka pidana itu dijalankan berturut-turut dimulai dengan pidana yang dijatuhkan lebih dahulu.
Pasal 273
(1) Jika putusan pengadilan menjatuhkan pidana denda, kepada terpidana diberikan jangka waktu satu bulan untuk membayar denda tersebut kecuali dalam putusan program investigasi cepat yang harus seketika dilunasi.
(2) Dalam hal terdapat alasan kuat, jangka waktu sebagaimana tersebut pada ayat (1) sanggup diperpanjang untuk paling usang satu bulan.
(3) Jika putusan pengadilan juga menetapkan bahwa barang bukti dirampas untuk negara, selain pengecualian sebagaimana tersebut pada Pasal 46, jaksa menguasakan benda tersebut kepada kantor lelang negara dan dalam waktu tiga bulan untuk dijual lelang, yang akibatnya dimasukkan ke kas negara untuk dan atas nama jaksa.
(4) Jangka waktu sebagaimana tersebut pada ayat (3) sanggup diperpanjang untuk paling usang satu bulan.
Pasal 274
Dalam hal pengadilan menjatuhkan juga putusan ganti kerugian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 99, maka pelaksanaannya dilakukan berdasarkan tatacara putusan perdata.
Pasal 275
Apabila lebih dari satu orang dipidana dalam satu perkara, maka biaya masalah dan atau ganti kerugian sebagaimana dimaksud dalam pasal 274 dibebankan kepada mereka gotong royong secara berimbang.
