KODE IKLAN DFP 1 Puisi Ibu - Kumpulan Puisi Untuk Ibu Tercinta & Tersayang | Kumpulan soal Pelajaran 3

.

Recents Posts

    Iklan Atas Artikel

    Puisi Ibu - Kumpulan Puisi Untuk Ibu Tercinta & Tersayang

    KODE IKLAN 200x200
    KODE IKLAN 336x280
    Bundaku sayang.. Inilah kumpulan komplit puisi ibu terbaru pilihan terbaik penuh arti dan arti Istimewa untuk ibu kita yang tercinta dan tersayang. Selain itu ada juga puisi cinta atau puisi romantis untuk kekasih (pacar) dan kata mutiara cinta romantis, silahkan dibaca juga. :)

    Apa arti seorang ibu bagi kalian? Kalau bagi saya, ibu yaitu seseorang yang paling mengasihi kita di dunia ini. Pengorbanannya untuk kita sungguhlah luar biasa. Bahkan sebesar apapun pengorbanan yang kita lakukan untuk beliau, itu tidak ada bandingannya dengan pengorbanan seorang ibu kepada anaknya.

    Oke Bro/Sis tanpa basa-basi lagi, eksklusif saja simak kumpulan puisi ibu dibawah ini dan renungkan arti yang terkandung didalamnya. Beberapa puisi ibu ini sanggup juga sebagai kado Istimewa ketika perayaan hari ibu (mother's day) nanti yang dirayakan tiap tanggal 22 Desember.

     terbaru pilihan terbaik penuh arti dan arti Istimewa untuk ibu kita yang tercinta dan ter Puisi Ibu - Kumpulan Puisi untuk Ibu Tercinta & Tersayang

    TANGISAN MATA BUNDA

    Dalam Senyum mu kamu sembunyikan letih mu
    Derita siang dan malam menimpa mu
    tak sedetik pun menghentikan langkah mu
    Untuk sanggup Memdiberi asa gres bagi ku

    Seonggok Cacian selalu menghampiri mu
    secerah hinaan tak perduli bagi mu
    selalu kamu teruskan langkah untuk masa depan ku
    mencari asa gres lagi bagi anak mu

    Bukan setumpuk Emas yg kamu harapkan dalam kesuksesan ku
    bukan gulungan uang yg kamu minta dalam keberhasilan ku
    bukan juga sebatang perunggu dalam kemenangan ku
    tapi keinginan hati mu membahagiakan aku

    Dan yang selalu kamu berkata pada ku
    Aku menyayangi mu kini dan waktu saya tak lagi bersama mu
    saya menyayangi mu anak ku dengan ketulusan hati ku

    oleh: Monika Sebentina


    DOA UNTUK IBU

    Aku tak tau apa yang harus kuLakukan tanpa dia
    Dia yang seLaLu mengerti aku
    Dia yang tak pernah Letih memasukaniku
    Dia yang seLaLu menemani

    DiaLah Ibu
    Orang yang seLaLu menjagaku
    Tanpa dia saya merasa hampa hidup di dunia ini
    Tanpa.nya saya bukanlah apa-apa

    Aku hanya seorang insan Lemah
    Yang membutuhkan kekuatan
    Kekuatan cinta kasih dari ibu
    Kekuatan yang Ludang keringh dari apapun

    Engkau sangat berharga bagiku
    WaLaupun engkau seLaLu memarahiku
    Aku tau
    Itu bentuk perhatian dari mu
    Itu membuktikan kamu peduLi denganku

    Ya Allah,,
    BerikanLah kesehatan pada ibuku
    PanjangkanLah umur.nya
    Aku ingin membahagiakan.nya
    SebeLum saya atau dia tiada

    Terimakasih Ibu
    Atas apa yang teLah kamu diberikan padaku
    Aku akan seLaLu menyanyangimu

    oleh: Mutia Fitriyani


    Selembar Puisi Untukmu Ibu

    Dentang nafasmu menyeruak hari hingga senja
    Tak ada lelah menggores diwajah ayumu
    Tak ada sesal kala tiruana harus kamu lalui
    Langkah itu terus berjalan untuk kami
    Dua bidadari kecilmu…

    Desah mimpimu berlari
    mengejar bintang
    Berharap kami menjadi mutiara terindahmu
    Dalam tiruana tugas yang kamu mainkan di bumi
    Ini tugas terbaikmu

    Dalam lelah kamu rangkai kata bijak untuk kami
    Mengurai senyum disetiap perjalanan kami
    Mendera doa disetiap detik nafas kami
    Ibu… kamu berlian dihati kami

    Relung hatimu begitu indah
    Hingga kami tak sanggup menggapai dalamnya
    Derai air matamu menguntai sebuah harap
    Di setiap sholat malammu

    Ibu…
    Kami hanya ingin menjadi sebuah keinginan untukmu
    Membopong tiruana mimpimu dalam bahu kami

    Ibu…
    Jangan benci kami
    bila kami membuatmu menangis.


    Doa'mu Ibu

    Ibu...!
    Aku tahu...
    Semua letihmu itu tulus
    Dan...akupun tahu
    Bukan apa-apa yang engkau ingin
    Engkau tak pernah inginkan apa-apa

    Ibu...!
    Dulu engkau pernah bilang
    Cepatlah besar anakku !
    Jadilah engkau orang besar
    Yang membesarkan hati Ibu

    Ibu...!
    Semua hebatku
    Tak kan pernah ada
    Tanpa nrimo pengorbananmu

    Ibu...!
    Sabdamu yaitu do'a
    Do'a yang nyaring terdengar
    Dan pasti... didengar !

    Bukan gelimang harta tuk membalas
    Bukan pula, tahta dan mahkota
    Sujud dan bakti jualah
    Harta yang sesungguhnya!


    BUNDA

    Bunda...
    Usiamu kini tak lagi muda
    Tapi saya jua belum sanggup apa-apa

    Bunda...
    Kakimu tak sekuat dulu
    Menopang badan dan juga saya dikala mengandungku

    Bunda...
    Tak ada yang berubah dari kasih dan sayangmu
    Meski mataku terbelalak namun tak sesadar itu

    Bunda...
    Lidahmu penawar segala sakitku
    Dan tamparmu penyadar hidayahku

    Bunda...
    Tak ada yang sepadan sebuah kata kias
    Karna hanya "BUNDA" itu jua yang pas

    oleh: Adhi Jaka Wahana


    Untukmu Ibu

    Saat pertama ku melihat dunia ini..
    Kadab engkau melahirkan aku, ibu..
    Ku menangis mengsyaratkan bahagiaku..
    Melihat indahnya dunia ini..

    Beribu do’a ku ucapkan untukmu..
    Agar jiwa dan ragamu sehat selalu..
    Tak ada kata yang sanggup kungkapkan..
    Untuk mengucapkan terimakasih ibu..

    Tanpamu ku tak mungkin ada..
    Tanpamu ku tak mungkin sanggup berjalan..
    Melewati juta’an cerita hidup ini..
    Dengan ketegaran yang kamu ajarkan..

    Ya allah ya tuhanku..
    Berikanlah dia umur yang panjang..
    Kesehatan badan yang tak terbatas..
    Agar saya sanggup berbakti kepadanya..

    Ibu.. oh.. ibu..
    Jasamu akan selalu ku ingat..
    Sampai kapanpun akan selalu ku ingat..
    Hingga ragaku tak bernyawa..


    Puisi Ibu Segalanya Bagiku

    ¨BAGIKU¨ibu kamu menyerupai mentari,
    kamu menyerupai rumah bagi kami,
    kamu menyerupai embun pagi menyejukan hati,
    telah engkau lewati jalan yg penuh liku ini,
    kamu telah korbankan jiwa dan ragamu hanya untuk kami,
    tetesan keringat telah membasahi tubuhmu,
    air mata pun juga mengalir membasahi pipimu,
    terik mentari memperabukan dirimu,
    mentaripun menjadi teman seharianmu,
    ibu kamu menyerupai pendekar ,
    tetap terus berjalan,walau penuh beban,
    sakitpun kamu biarkan,
    ibu senyummu yaitu kebahagian untukku,
    tangismu yaitu kesedihan untukku,
    kebahagianmu yaitu segalanya bagiku,
    ibu ksh sayangmu tak kan pernah terganti,
    pengorbananmu takkan pernah terskor,
    kamu menyerupai permata bagi kamiyang selalu kujaga dan kulindungi

    oleh: nur iza afka rina


    Terima Kasih Ibu

    IBU...rambutmu kini sudah mulai memutih
    Kulitmu tak lagi kencang
    Penglihatanmu tak lagi terang
    Jalanmu kini sudah mulai goyang

    Namun..apa yang terlihat
    Semua itu tak pernah engkau rasakan
    Semua itu tak pernah engkau pedulikan
    Aku paham, tiruana itu demi anakmu

    Sepanjang jalan engkau mengais rejeki
    Sepanjang waktu engkau berhitung
    Berapa keuntungan kamu sanggup hari ini
    Tuk membayar tiruana letihmu

    Engkau tak lagi sanggup membedakan
    Mana siang, mana malam
    Semangat mengalahkan gemetar kakimu
    Dan segala rasa lelahmu

    Ini tiruana...untuk siapa?
    Hanya untuk anakmu
    Anak yang engkau impikan menjadi orang hebat
    Mencapai setumpuk asa

    IBU...sampai kapanpun,
    Anakmu tak kan pernah lupa
    Atas tiruana jasa, do'a dan derita
    Keringat yang engkau cucurkan

    IBU...engkau sudah terlalu besar, berkorban
    Hanya nirwana yang pantas membayar tulusmu
    Hanya Tuhan yang pantas menjagamu
    Dunia dan akherat...

    IBU...
    Anakmu kan selalu merindumu
    Do'a di setiap hembus nafas ini
    Terima kasih...IBU, untuk tiruana ikhlasmu


    Ingin Kusajakkan Senyummu

    Ibu...
    ingin kusajakkan senyummu,
    seraya kupilih dan kupilah ribuan kata,
    tetapi tak jua sanggup kurangkai kalimat,
    yang paling senonoh untukmu.

    Biarlah puisi untukmu tetap kupingit di hati,
    bila berkenan,
    baca saja rangkaian prosa pada raut wajahku,
    alasannya yaitu saya tak pernah menggunakan niqab dihadapanmu,
    tangisku yaitu tangisku dan tawaku yaitu tawaku.

    Aku mengenal kasihmu dengan sendiriku,
    tanpa ada yang mengajari,
    tanpa pula referensi,
    dan karenamu juga saya sanggup mengenal rindu,
    yang kuyakini hingga riwayatku ditelan bumi.

    Ibu,
    saya tahu kita mengasihi kesahajaan,
    kita membenci kebermuka duaan,
    maka untuk apa kututup rapat aurat tabiatku,
    bila hanya untuk menyenangkanmu.


    Puisi Mama I love you

    Mama…
    Kaulah perempuan yang paling berharga dalam hidupku
    Kasih sayangmu terpancar semenjak saya masih dalam kandungan
    Kau selalu memdiberikan yang terbaik bagiku
    Walau kita sering bersebrangan
    Karena kita meimiliki perbedaan
    Dalam pandangan

    Tapi…
    Kasih sayangnmu tak pernah lekang
    Dimakan oleh waktu
    Walau usiamu tak lagi muda
    Semangatmu tetap membara
    Mlelayani Tuhan Dan sesama

    Mama I love you.....


    Puisi Untuk Ibu Tercinta

    saya begitu mencintaimu saya begitu merindukan mu
    kamu begitu indah dan tepat dimataku

    pengorbananmu begitu tulus hingga saya susah untuk membalasnya
    doaku selalu ku panajat kan untukmu
    menyayangimu begitu besar

    pelukkan mu begitu hangat hingga saya selalu terjaga
    dalam tidurku....

    ibu ibu ibu saya rindu kepadamu saya rindu ketika kamu membuaiku
    dengan menyayangi....
    yaah allah jagalah ibu ku di sisimu dan biakan lah
    ia mencicipi nirwana mu

    ibu ibu ibu kamu apa kah kah mendengarkan jeritan ini
    jeritan anakmu yang merindukan mu
    ibu diberikan ketegaran untuk anak mu ini
    semoga anakmu sanggup terus seyum sepeti
    senyuman mu yang tulus....


    *dikutip dari aneka macam sumber di internet

    Nah itulah bro/sis kumpulan puisi ibu terbaru yang sanggup kami share untuk kalian. Jika ibu kita berulang-tahun, nggak ada salahnya diberikan ucapan ulang tahun atau ucapan selamat ulang tahun dan diberikan sesuatu yang sanggup membahagiakannya. Semoga kita menjadi anak yang soleh/solehah dan berbakti pada orang bau tanah sepanjang masa, amiin.

    Baca puisi yang lainnya: Puisi Perpisahan (perpisahan cinta, teman dan sekolah), puisi patah hati, puisi persahabatan, serta tengok biografi RA Kartini versi komplit. Terimakasih...

    Dhea Ananda "Surga di Telapak Kaki Ibu"

    Sembilan bulan ibu mengandung dan melahirkan kita ke dunia. Siang dan malam ibu menyusui, tiada merasa lelah dan letih. Kasih sayangnya cinta kasihnya, sepanjang masa. Surga di telapak kaki ibu, tak terbalas emas permata.
    KODE IKLAN 300x 250
    close
    ==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==
    KODE IKLAN DFP 2
    KODE IKLAN DFP 2